Wujudkan Tridharma Perguruan Tinggi, UNMARIS Sukses Kolaborasi Gelar Workshop Teknologi dan Ekologi di SDK Marsudirini Tambolaka

U
Humas UNMARIS
21 March 2026
2 MENIT MEMBACA
Wujudkan Tridharma Perguruan Tinggi, UNMARIS Sukses Kolaborasi Gelar Workshop Teknologi dan Ekologi di SDK Marsudirini Tambolaka
"Universitas Stella Maris Sumba (UNMARIS) berkolaborasi dengan SDK Marsudirini Tambolaka menggelar workshop inovasi Deep Learning, AI, dan pengolahan sampah organik pada Rabu (18/03/2026). Kegiatan ini merupakan wujud nyata Tridharma Perguruan Tinggi di bidang pengabdian kepada masyarakat."

Universitas Stella Maris Sumba (UNMARIS) kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat. Pada Rabu (18/03/2026), UNMARIS berkolaborasi dengan SDK Marsudirini Tambolaka menyelenggarakan kegiatan workshop inspiratif bertajuk “Dari Kelas ke Lingkungan: Inovasi Deep Learning, AI, dan Pengolahan Sampah Organik Menjadi Pupuk Ramah Lingkungan”.

Kegiatan yang berlangsung dalam dua sesi intensif ini bertujuan untuk mendorong terciptanya ekosistem pendidikan dasar yang adaptif terhadap perkembangan teknologi mutakhir, namun tetap memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian ekologi.

Sesi pertama diisi secara langsung oleh Plt. Rektor UNMARIS, Ibu Agustina Purnami Setiawi, M.Pd. Dalam sesi ini, beliau memaparkan urgensi adaptasi Deep Learning dan Artificial Intelligence (AI) bagi dunia pendidikan. Beliau menekankan bahwa teknologi kecerdasan buatan bukanlah pengganti, melainkan alat akselerasi bagi para guru untuk menciptakan metode pembelajaran yang lebih efektif, efisien, dan relevan dengan dinamika zaman.

Memasuki sesi kedua, fokus beralih pada implementasi keberlanjutan lingkungan. Tim dosen dari Program Studi Teknik Lingkungan UNMARIS yang terdiri dari Fernince Ina Pote, M.Si., Alexander Talo Popo, M.M., dan Diana Reby Sabawaly, M.Pd., membagikan ilmu praktis mengenai teknik pengolahan sampah organik agar dapat dimanfaatkan menjadi pupuk yang ramah lingkungan.

Kegiatan ini semakin bermakna dengan adanya pelibatan mahasiswa secara aktif. Dua mahasiswa UNMARIS, yakni Simon Peter Gado dan Andreas Lede, turut hadir untuk mendampingi langsung jalannya praktik lapangan. Keterlibatan mahasiswa ini menjadi wujud nyata sinergi antara dunia akademik kampus dan implementasi praktis di masyarakat, yang memberikan nilai tambah bagi peserta workshop sekaligus pengalaman berharga bagi mahasiswa.

Kedatangan tim akademik UNMARIS disambut dengan antusiasme yang luar biasa oleh Kepala SDK Marsudirini Tambolaka, Sr. M. Clarista, OSF, beserta seluruh jajaran guru dan pegawai. Sr. Clarista menilai kolaborasi ini sangat menjawab kebutuhan peningkatan kompetensi tenaga pendidik di era modern.

Melihat tingginya antusiasme dan manfaat dari kegiatan ini, kedua institusi sepakat untuk membahas rencana strategis yang lebih panjang. Rencana peresmian kerja sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara UNMARIS dan SDK Marsudirini Tambolaka kini mulai diwacanakan.

“Kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti di sini, tetapi berkembang menjadi program berkelanjutan. Kami ingin melibatkan mahasiswa UNMARIS untuk bersama-sama menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan inovatif bagi siswa kami,” ungkap Sr. M. Clarista.

Melalui kemitraan strategis dengan berbagai sekolah mitra, UNMARIS terus berkomitmen mencetak generasi unggul serta membangun ekosistem pendidikan di Sumba yang holistik, berwawasan lingkungan, dan siap bersaing dalam menghadapi tantangan global di masa depan.

Bagikan Artikel Ini

Bantu sebarkan maklumat ini ke jaringan anda.

14 Tayangan
0 Dibagikan
Humas UNMARIS
Ditulis Oleh

Humas UNMARIS

Departemen Publikasi & Informasi

Berkomitmen menyajikan maklumat akademik, riset, dan prestasi institusi secara tepat dan telus.